Senin, 09 Maret 2015

Harga Diri yang Membuat Taqwa dan Berguna

Dalam Islam, harga diri adalah mempertahankan diri agar selalu dalam keadaan terbaik dan tidak terpengaruh untuk berbuat tercela karena memiliki taqwa kepada Allah SWT. Sayangnya, kebanyakan masyarakat kita mengartikan harga diri dan kemuliaan dilihat dari harta, jabatan, dsb. Masyarakat sudah terjebak dalam persepsi dimana orang yang memiliki harta berlimpah adalah orang yang paling dihormati. Bila kita membayangkan apa jadinya bila setiap muslim di negeri yang masyhur ini memiliki pengertian harga diri seperti yang Islam ajarkan, maka sudah pasti berbagai kejahatan tidak akan muncul seperti sekarang. Karena manusia akan saling tolong-menolong untuk mencapai kesejahteraan bersama. Untuk merubah fenomena yang terjadi sekarang memang tidak mudah dan akan membutuhkan waktu yang sangat lama. Namun, apabila Allah SWT berkehendak maka tidak ada yang tidak mungkin terjadi oleh-Nya. Mulai saat ini, mari kita saling berbenah diri masing-masing, mencoba bertanya pada hati nurani apakah sudah layak kita sebagai muslim yang diridhoi oleh Allah SWT. Mulailah mengembalikan sifat-sifat taqwa, sifat takut akan murka Allah SWT, dan sifat waspada karena kita selalu diawasi oleh Allah SWT. Karena manusia yang mulia dan tinggi derajatnya di sisi Allah SWT adalah manusia yang selalu bertaqwa kepada-Nya. Mari kita kembalikan harga diri kita yang sekarang sudah diganti dengan harta dan jabatan, dengan harga diri yang sesungguhnya. Yaitu harga diri menurut Islam yang akan membuat kita semakin taqwa dan berguna.


(Sumber: Lembar Jum’at Ikadi, diubah seperlunya) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar