Pahala
dari Allah tidak hanya bisa diraih dengan menjalankan ibadah-ibadah yang
sifatnya mahdhah (murni) seperti shalat, puasa, zakat, haji, atau
membaca Al-Qur’an. Bahkan bisa juga diperoleh melalui aktivitas-aktivitas
duniawi seperti makan, minum, tidur, bekerja, dan sebagainya. Bahkan sesuatu
yangdianggap remeh oleh kebanyakan manusia bisa menjadi ladang pahala. Bersin
dan menguap contohnya. Kedua hal tersebut, walaupun kecil di mata kita, bisa
mendatangkan pahala bila kita menunaikan adab-adab yang diajarkan oleh Islam
berkenaan dengannya. Berikut ulasannya.
Kamis, 28 Juli 2016
Selasa, 26 Juli 2016
Aqidah Seputar Surga dan Neraka
Oleh Rifaq Asyfiya’, Lc.
Satu prinsip yang
perlu ditanamkan dalam benak kita, bahwa masalah surga, neraka, dan apa yang
terjadi di hari kiamat adalah masalah ghaib. Hanya Allah dan Rasul-Nya yang
tahu. Rasulullah SAW pun tahu karena mendapatkan wahyu dari Allah. (Baca QS
al-Jin [72]: 26-27)
Rabu, 27 April 2016
MIMPI DALAM PANDANGAN ISLAM
Nah, ini nih, topik yang lumayan penting menurut aku. Kenapa
penting? Karena banyak pertanyaan yang muncul setelah kita bermimpi. Misal, apakah
sebenarnya hakikat dari mimpi itu? Apakah setiap mimpi yang dialami seorang
muslim itu selalu benar dan akan menjadi kenyataan? Apakah setiap mimpi itu
adalah perintah dari Allah yang harus dilaksanakan dan ditaati seperti mimpinya
Nabi Ibrahim ‘alaihissalam yang diperintahkan Allah untuk menyembelih
putranya Ismail ‘alaihissalam? Ataukah mimpi itu hanya sekedar bunga
tidur yang tidak ada faedahnya? Bagaimanakah kedudukan mimpi itu dalam Islam,
dan bagaimana sikap serta keyakinan yang benar tentang mimpi tersebut?
Langganan:
Komentar (Atom)
