Oleh Rifaq Asyfiya’, Lc.
Satu prinsip yang
perlu ditanamkan dalam benak kita, bahwa masalah surga, neraka, dan apa yang
terjadi di hari kiamat adalah masalah ghaib. Hanya Allah dan Rasul-Nya yang
tahu. Rasulullah SAW pun tahu karena mendapatkan wahyu dari Allah. (Baca QS
al-Jin [72]: 26-27)
Sifat Penduduk Surga
Allah telah
menerangkan kepada kita sifat orang-orang yang akan masuk surga di dalam
Al-Qur’an Surat Ghafir [40] ayat 40 yang berarti: Barang siapa beramal shalih baik
laki-laki atau perempuan dan dia mukmin, maka mereka akan masuk surga, mereka
akan diberi rezeki di dalamnya tanpa hisab.
Maka dari itu,
barang siapa berserah diri kepada Allah dan mengamalkan apa yang Allah
perintahkan serta menjauhi apa yang Allah haramkan akan masuk surga.
Gambaran Para Penghuni Surga
Tentang para
penghuni surga, Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an Surat al-Hijr
[15] ayat 48 yang berarti: Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka
sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya.
Manusia yang Pertama Kali Masuk Surga
Manusia yang pertama
kali masuk surga adalah Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: “Aku adalah nabi
yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat. Dan aku adalah manusia yang
pertama kali mengetuk pintu surga.” (HR Muslim: 136)
Gambaran Penduduk Neraka
Adapun tentang para
penghuni neraka, Allah berfirman, “Dan orang-orang kafir, bagi mereka neraka
Jahannam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mati dan tidak pula diringankan
dari mereka adzabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat
kafir.” (QS Fathir [35]: 36)
Waspadalah Hai Para Wanita
Rasulullah SAW
menyatakan bahwa kaum wanita banyak menjadi penghuni neraka karena kufur
terhadap pasangannya. “Aku diperlihatkan surga. Aku melihat kebanyakan
penghuninya adalah kaum fakir. Lalu aku diperlihatkan neraka. Aku melihat
kebanyakan penghuninya adalah para wanita.” (HR Bukhari: 3241)
Surga dan Neraka Sudah Ada
Para ulama sepakat
tanpa keraguan bahwa surga dan neraka sudah diciptakan oleh Allah Ta’ala;
firman-Nya:
Dan bersegeralah
kamu kepada ampunan dari Rabb-mu dan kepada surga yang luasnya seluas langit
dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa. (QS Ali Imran [3]:
133)
Di manakah Surga dan Neraka?
Qatadah Rahimahullah
menerangkan bahwa ulama berpendapat surga berada di atas langit yang ketujuh di
bawah ‘Arsy, sedangkan neraka berada di tingkat terendah di bumi.
Akhir kata, Hasan
al-Bashri Rahimahullah pernah berkata, “Apakah salah seorang dari kita tidak
malu kepada Allah, ia beristighfar atas dosa-dosanya lalu ia kembali lagi
berdosa lalu istighfar lagi, lalu berdosa lagi?” Maka beliau menjawab, “Setan
berangan-angan kalau bisa menjatuhkan kalian kepada perasaan malu seperti ini,
maka janganlah kalian bosan untuk terus beristighfar.”
The image sourced of www.happyislam.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar