Selasa, 26 Juli 2016

Aqidah Seputar Surga dan Neraka

Oleh Rifaq Asyfiya’, Lc.


Satu prinsip yang perlu ditanamkan dalam benak kita, bahwa masalah surga, neraka, dan apa yang terjadi di hari kiamat adalah masalah ghaib. Hanya Allah dan Rasul-Nya yang tahu. Rasulullah SAW pun tahu karena mendapatkan wahyu dari Allah. (Baca QS al-Jin [72]: 26-27)


Sifat Penduduk Surga
Allah telah menerangkan kepada kita sifat orang-orang yang akan masuk surga di dalam Al-Qur’an Surat Ghafir [40] ayat 40 yang berarti: Barang siapa beramal shalih baik laki-laki atau perempuan dan dia mukmin, maka mereka akan masuk surga, mereka akan diberi rezeki di dalamnya tanpa hisab.
Maka dari itu, barang siapa berserah diri kepada Allah dan mengamalkan apa yang Allah perintahkan serta menjauhi apa yang Allah haramkan akan masuk surga.
Gambaran Para Penghuni Surga
Tentang para penghuni surga, Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an Surat al-Hijr [15] ayat 48 yang berarti: Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya.
Manusia yang Pertama Kali Masuk Surga
Manusia yang pertama kali masuk surga adalah Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: “Aku adalah nabi yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat. Dan aku adalah manusia yang pertama kali mengetuk pintu surga.” (HR Muslim: 136)
Gambaran Penduduk Neraka
Adapun tentang para penghuni neraka, Allah berfirman, “Dan orang-orang kafir, bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mati dan tidak pula diringankan dari mereka adzabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir.” (QS Fathir [35]: 36)
Waspadalah Hai Para Wanita
Rasulullah SAW menyatakan bahwa kaum wanita banyak menjadi penghuni neraka karena kufur terhadap pasangannya. “Aku diperlihatkan surga. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum fakir. Lalu aku diperlihatkan neraka. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah para wanita.” (HR Bukhari: 3241)
Surga dan Neraka Sudah Ada
Para ulama sepakat tanpa keraguan bahwa surga dan neraka sudah diciptakan oleh Allah Ta’ala; firman-Nya:
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabb-mu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa. (QS Ali Imran [3]: 133)
Di manakah Surga dan Neraka?
Qatadah Rahimahullah menerangkan bahwa ulama berpendapat surga berada di atas langit yang ketujuh di bawah ‘Arsy, sedangkan neraka berada di tingkat terendah di bumi.
Akhir kata, Hasan al-Bashri Rahimahullah pernah berkata, “Apakah salah seorang dari kita tidak malu kepada Allah, ia beristighfar atas dosa-dosanya lalu ia kembali lagi berdosa lalu istighfar lagi, lalu berdosa lagi?” Maka beliau menjawab, “Setan berangan-angan kalau bisa menjatuhkan kalian kepada perasaan malu seperti ini, maka janganlah kalian bosan untuk terus beristighfar.”
The image sourced of www.happyislam.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar